Chaplain

Pengenalan Akan Tuhan

Pengenalan Akan Tuhan

PENGENALAN AKAN TUHAN

Minggu Biasa XXI

Yes 22:19-23

Rm. 11:33-36

Mat 16:13-20

 

Pohon yang tumbuh tinggi memiliki akar yang dalam. Pohon yang tumbuh tinggi tanpa memiliki kedalaman yang mecukupi akan sangat berbahaya. Pemimpin-pemimpin besar seperti St. Fransiscus Asisi, St. Ignatius atau Pater Jules Chevalier bisa menjadi sangat terkenal, sangat berpengaruh dan sangat berwibawa, tetapi tetap rendah hati. 

Tanpa akar yang dalam, kita menjadi orang-orang yang begitu memerlukan pujian dan dukungan orang lain. Mudah putus asa jika keinginan baiknya tidak ditanggapi.

Orang yang berakar-dalam pada cinta kepada Tuhan akan bertumbuh menjadi –memakai istilah umat CIC Jan Augustinus, berintelektual tinggi berhati rendah. Atau dalam bahasa rohani, ketidakacuhan yang suci: Dia menikmati persahabatan dan pujian dari sesamanya, tetapi tidak menjadi lekat padanya; dan tidak menjadi patah-semangat jika kita tidak ditanggapi.

Menarik sekali dalam bacaan hari ini, Petrus ditanya sejauh mana dia mengenal Tuhan Yesus. Dan Yesus ingin jawaban yang berakar dari relasi personal. “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” (Mat 16:15). Yesus menghendaki jawaban personal dan bukan jawaban umum. Yesus menghendaki jawaban yang bersumber dari relasi pribadi dengan-Nya dalam masa-masa kemuridannya. Jawaban personal dari Simon, Engkau adalah Mesias, itu ditanggapi Yesus sebagai pemberian Tuhan (Berbahagialah engkau Simon, bin Yunus, sebab bukan  manusia yang menyatakan itu kepadamu).

Dan Setelahnya, Tuhan memberikan gelar batu karang dan memberikan kunci Kerajaan Surga. Batu karang adalah simbol kekuatan. Orang yang memiliki relasi personal dengan Tuhan akan menjadi seperti batu karang kokoh dan siap untuk menjadi pemimpin umat.

Para saudara, bacaan hari ini kiranya menyemangati kita untuk membangun relasi yagn lebih personal dengan Tuhan. Tuhan tidak boleh kita kenal sebatas ajaran-ajaran dan rumusan formal. Kita  sendiri harus berekomunikasi dengan Tuhan, memiliki pengalaman dengan Tuhan, sehingga menjadi batu karang yang kokoh dan kuat. Berkomunikasi dengan Tuhan itu bisa dimulai misalnya dengan bertanya, Tuhan, apa yang Engkau kehendaki aku perbuat bagimu? (PS)


Saudaramu dalam Tuhan,


Fr. Petrus Suroto MSC


BANTUAN LEBANON

4 Agusuts terjadi ledakan dahsyat di Beirut, menewaskan 135 orang, melukai 5000 orang. Mari kita bantu mereka, lewat ACN (Australian Church in Need).