MAKNA HARI RAYA KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM

by | Nov 27, 2023 | Chaplain | 0 comments

Umat CIC Sydney ytk,

Hari ini Gereja Semesta merayakan hari raya Kristus Raja Semesta Alam. Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam merupakan hari Raya terakhir dalam penanggalan liturgi sebagai penutup tahun liturgi. Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam jatuh pada hari minggu sebelum dimulainya masa adven. Fokus dari perayaan ini adalah Yesus Kristus sebagai Raja Semesta Alam.

Permenungan kita hari ini mengacu pada Kristus sebagai Alfa dan Omega, Raja semesta, raja atas kehidupan kita sangat relevan dengan kehidupan kita setiap hari. Kita semua pasti tahu, seorang raja bertugas untuk memimpin, menuntun bangsanya ke arah yang benar atau ke jalan keselamatan. Oleh karena itu, setiap pengikut-Nya diharapkan taat dan patuh terhadap perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Nah, satu pertanyaan sederhana untuk membantu kita merefleksikannya lebih jauh, hingga saat ini sejauh mana saya mampu membiarkan Yesus meraja di hatiku?

Injil hari ini menampilkan Sang Raja. Namun, Sang Raja yang ditampilkan dalam injil bukanlah seperti gambaran seorang raja pada umumnya. Keberadaan Sang Raja tidak dengan mudah dapat diketahui atau disadari oleh banyak orang. Sang Raja ditampilkan sebagai orang yang lapar, yang haus, yang asing, yang telanjang, yang sakit, dan yang di penjara.

Injil menampilkan Yesus sebagai Sang Raja Sejati. Dialah yang bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Dialah Sang Raja yang membawa keselamatan sejati kepada semua orang.Dialah Sang Raja yang memerintah dengan adil. Dia tidak hanya menciptakan tetapi juga menyelamatkan. Yesus adalah Raja Semesta Alam. Mereka yang berhak masuk ke dalam kerajaan-Nya ialah mereka yang mau menyambut Sang Raja yang tersamar dalam rupa orang yang lapar, yang haus, yang asing, yang telanjang, yang sakit, dan yang dipenjara.Sebaliknya, mereka yang tidak menyambut Sang Raja dalam rupa orang yang dianggap hina akan masuk dalam siksaan yang kekal.

Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam menyadarkan kita bahwa Sang Raja Sejati adalah Yesus Kristus. Dialah yang berkuasa untuk menyelamatkan. Dialah yang memerintah dengan adil. Sang Raja senantiasa hadir dalam kehidupan manusia setiap hari,dalam keseharian kita. Sang Raja hadir bukan dalam bentuk kemewahan, tetapi Dia hadir dalam rupa orang yang hina. Menyambut mereka yang dianggap hina berarti menyambut Sang Raja dan dengan demikian kita akan masuk dalam kerajaan-Nya yang kekal. Sebaliknya,tidak peduli atau mengabaikan orang-orang yang sering dianggap kecil dan hina sama halnya dengan tidak menyambut Sang Raja.


”Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.(Mat 25:31)


Fr. Agustinus Handoko MSC
Chaplain to the Indonesian Community
193 Avoca St, Randwick NSW 2031

Kategori