Teguh di Padang Gurun: Menang atas Godaan

by | Feb 22, 2026 | Chaplain | 0 comments

📖 Injil: Matius 4:1–11

đź“– Ayat Kunci:

“Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti.” (Mat 4:10)

Umat CIC SYDNEY ytk, 

Yesus memulai karya-Nya bukan di panggung megah, tetapi di padang gurun. Empat puluh hari Ia berpuasa, lapar, lemah secara manusiawi. Dan justru di saat paling rapuh, godaan datang bertubi-tubi.

Iblis menawarkan tiga hal yang sangat manusiawi: roti (kenyamanan), kuasa (ambisi), dan popularitas rohani (pencitraan iman). Tapi Yesus tidak melawan dengan argumen panjang—Ia melawan dengan Firman Tuhan.

Prapaskah mengingatkan kita: Godaan terbesar bukan selalu yang jahat, tetapi yang kelihatannya baik namun menjauhkan kita dari Allah.

Not everything that feels good is from God.

Yesus memilih setia, bukan instan. Ia memilih taat, bukan shortcut.

Non pane solo vivit homo — manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari kesetiaan kepada kehendak Bapa.

Umat CIC SYDNEY ytk, mari : 

•  Gunakan masa Prapaskah untuk jujur melihat godaan pribadi: kenyamanan berlebihan, 

                   ego, atau iman yang dangkal.

•   Latih diri dengan puasa, doa, dan pengendalian diri—bukan untuk menyiksa diri, tetapi 

                    untuk menajamkan hati.

•   Saat digoda, kembali ke Firman Tuhan, bukan ke emosi sesaat.

💬 Doa 🕊️

Tuhan Yesus, Engkau pernah lapar, lelah, dan digoda, namun tetap setia.

Kuatkanlah kami di masa Prapaskah ini, agar kami tidak memilih jalan pintas,

melainkan berjalan setia dalam kehendak-Mu.

Amin.

✨ Sapaan Penutup dari Mohan❤️

Semoga masa Prapaskah ini menuntun kita untuk menang atas godaan, dan semakin teguh berjalan bersama Kristus.

đź’źSalam pertobatan dan harapan

RP. Agustinus Handoko HS MSC

Chaplain to the Indonesian Community

193 Avoca St, Randwick NSW 2031

PO BOX 309, Randwick NSW 2031

Email: hanhanmsc@yahoo.com atau Chaplain@cicsydney.org

Kategori