đź“– Ayat Kunci:
“Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.” (Matius 17:5)
🙏 Sejenak Merenung 🙏
Umat CIC SYDNEY ytk,
Injil hari ini membawa kita naik ke gunung bersama Yesus. Di sana, Yesus berubah rupa — wajah-Nya bercahaya seperti matahari, pakaian-Nya putih bersinar. Peristiwa ini kita kenal sebagai Transfigurasi.
Gunung dalam Kitab Suci selalu melambangkan perjumpaan dengan Allah. Di gunung, suasana hening. Di gunung, kita melihat lebih jauh. Di gunung, perspektif berubah.
Tetapi menarik: Yesus tidak tinggal di gunung. Ia turun kembali.
Sering kali kita ingin tinggal dalam “pengalaman rohani yang indah” — retret yang menyentuh, adorasi yang mendalam, meditasi Taizé yang hening. Kita berkata seperti Petrus: “Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini.”
Yes… it feels good.
But faith is not built for comfort.
Faith is built for mission.
Bapa berkata: “Dengarkanlah Dia.”
Bukan: “Bangunlah tiga kemah dan tinggal di sini.”
Prapaskah bukan tentang mencari sensasi rohani.
Prapaskah adalah transformasi hati.
Yesus dimuliakan di gunung, tetapi kemuliaan sejati-Nya justru akan tampak di salib. Gloria per crucem. Kemuliaan lewat salib.
Transfigurasi adalah penguatan sebelum penderitaan.
Terang di gunung adalah persiapan untuk gelapnya Golgota.
Kadang dalam hidup, Tuhan memberi kita “momen gunung” — momen terang, momen damai, momen kepastian. Itu bukan untuk membuat kita berhenti, tetapi untuk menguatkan kita saat harus turun dan menghadapi realitas.
Sebagai komunitas CIC Sydney, kita juga dipanggil naik gunung bersama Kristus — dalam doa, adorasi, Ekaristi. Tetapi setelah itu, kita turun: mengunjungi yang sakit, melayani yang rapuh, membangun persaudaraan, menjadi terang di tengah dunia yang sering kali gelap.
Prapaskah ini bertanya kepada kita:
Apakah kita hanya mau menikmati terang?
Atau berani membawa terang itu ke bawah?
🌿 Aplikasi dalam Kehidupan 🌿
Umat CIC SYDNEY ytk,mari kita :
• Luangkan waktu “naik gunung” setiap hari: doa pribadi, hening, membaca Kitab Suci.
• Jangan berhenti pada pengalaman rohani; biarkan itu mengubah cara kita memperlakukan orang lain.
• Di tengah tantangan hidup, ingatlah: Tuhan pernah menunjukkan terang-Nya. Itu cukup untuk melangkah terus.
Faith is not escape.
Faith is transformation.
💬 Doa 🕊️
Tuhan Yesus yang dimuliakan di atas gunung,
ajarilah kami untuk mendengarkan Engkau.
Berikan kami keberanian untuk turun dari kenyamanan rohani
dan membawa terang-Mu ke dalam dunia yang membutuhkan kasih.
Transfigurasikan hati kami, agar semakin serupa dengan Hati-Mu.
Amen.
✨ Sapaan Penutup dari Mohan ❤️
Semoga renungan ini menuntun langkah kita dalam kasih Tuhan…Â
đź’źSalam sukacita dan Berkah Dalem
RP. Agustinus Handoko HS MSC
Chaplain to the Indonesian Community
193 Avoca St, Randwick NSW 2031
PO BOX 309, Randwick NSW 2031
Email: hanhanmsc@yahoo.com atau Chaplain@cicsydney.org