Love that Stays… Kasih yang Tidak Pergi

by | May 10, 2026 | Chaplain | 0 comments

📖 Injil: Yohanes 14:15–21

“Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu…” (Yoh 14:18)

🙏 Sejenak Merenung🙏

Umat CIC SYDNEY ytk, 

Di zaman sekarang, banyak orang hidup di tengah koneksi… tapi tetap merasa lonely.

Chat aktif. Social media ramai. Followers banyak.

Tapi hati tetap kosong.

Banyak anak muda kehilangan arah.

Banyak keluarga hidup serumah… tapi beda dunia.

Banyak orang merasa: “Does anyone really care about me?”

Dan di tengah situasi itu, Yesus berkata dengan sangat lembut namun tegas:

“Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu.”

Wow… this is powerful.

Kristus tidak pernah hadir hanya saat hidup kita “baik-baik saja.”

Ia hadir justru ketika hati mulai capek, faith mulai dingin, dan hidup terasa berat.

Dan cara Tuhan tetap tinggal bersama kita adalah melalui Roh Kudus — Paraclitus, Sang Penolong.

Roh Kudus bukan sekadar “energi rohani.”

He is God within us.

Dia menguatkan, menghibur, mengingatkan, dan menuntun kita kembali kepada kasih Tuhan.

Hari Minggu ini Australia juga merayakan Mother’s Day.

Dan menariknya… kasih seorang ibu sering menjadi gambaran paling nyata tentang kasih Tuhan.

Ibu sejati tetap mengasihi walau lelah.

Tetap mendoakan walau sering dilupakan.

Tetap menunggu walau anaknya mulai menjauh.

Kasih ibu adalah “love that stays.”

Kasih yang bertahan.

Kasih yang tidak gampang cancel.

Kasih yang hadir bahkan saat tidak dimengerti.

Bukankah itu juga wajah kasih Kristus?

Kadang dunia mengajarkan:

“Kalau tidak cocok… leave.”

“Kalau capek… quit.”

“Kalau terluka… pergi.”

Tetapi Yesus berkata:

“Remain in My love.”

Tinggallah dalam kasih-Ku.

Dalam keluarga hari ini, yang sering hilang bukan rumah… tapi kehadiran hati.

Yang sering hilang bukan uang… tapi perhatian.

Yang sering hilang bukan suara… tapi kasih.

Karena itu Hari Ibu bukan hanya soal bunga, hadiah, atau makan bersama.

Mother’s Day is about gratitude.

Tentang belajar kembali menghargai kasih yang diam-diam menopang hidup kita selama ini.

Dan bagi mereka yang mungkin kehilangan ibu, jauh dari ibu, atau memiliki luka dalam relasi keluarga…

ingatlah ini:

✨ Tuhan tidak pernah meninggalkan kita yatim piatu.

Kasih-Nya tetap tinggal.

🌿 Aplikasi dalam Kehidupan🌿

Umat CIC SYDNEY ytk, 

Minggu ini, mari kita belajar 3 hal sederhana:

✝️Belajar tinggal dalam kasih Tuhan

    Jangan hanya datang kepada Tuhan saat panik.

    Bangun “daily connection” melalui doa, Ekaristi, adorasi, dan silent time.

✝️Berterima kasih kepada ibu atau figur ibu dalam hidup kita

    Jangan gengsi berkata:

    “Terima kasih sudah mencintai saya.”

✝️Menjadi pribadi yang menghadirkan Roh Kudus

    Kurangi toxic words.

    Kurangi judging.

    Jadilah pembawa damai, bukan pembawa drama.

💬 Doa🕊️

Tuhan Yesus,

ajarilah kami untuk tinggal dalam kasih-Mu.

Kirimkan Roh Kudus-Mu agar hati kami tidak dingin dan keras.

Berkatilah semua ibu di dunia ini — mereka yang masih bersama kami, maupun yang telah Kaupanggil pulang.

Semoga kasih mereka mengingatkan kami akan kasih-Mu yang tidak pernah meninggalkan kami.

Veni Sancte Spiritus…

datanglah Roh Kudus dan tinggallah dalam hati kami. Amin.

Sapaan Penutup dari Mohan❤️

🌹Semoga renungan ini membuat kita sadar:

hidup bukan soal siapa yang paling hebat…

tetapi siapa yang tetap tinggal dalam kasih Tuhan sampai akhir.

❤️Happy Mother’s Day untuk semua ibu dan figur ibu di hidup kita.

Tetaplah menjadi tanda kasih Tuhan yang hidup.❤️

💟Salam sukacita & Berkah Dalem ✝️

RP. Agustinus Handoko HS MSC

Chaplain to the Indonesian Community

193 Avoca St, Randwick NSW 2031

PO BOX 309, Randwick NSW 2031

Email: hanhanmsc@yahoo.com atau Chaplain@cicsydney.org

Kategori