Matius 3:13–17
📖 Injil Singkat
Yesus datang kepada Yohanes di Sungai Yordan untuk dibaptis.
Langit terbuka, Roh Allah turun seperti burung merpati, dan terdengarlah suara dari surga:
“Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”
Umat CIC SYDNEY ytk,
Pesta Pembaptisan Tuhan menandai awal perutusan Yesus.
Ia tidak dibaptis karena berdosa, tetapi karena solidaritas—Ia mau berdiri di tengah manusia, masuk ke dalam realitas hidup kita.
Suara Bapa hari itu sangat jelas:
“Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi.”
Identitas Yesus tidak ditentukan oleh opini publik, tekanan sosial, atau standar dunia—tetapi oleh relasi-Nya dengan Bapa.
Hari ini, kita hidup di tengah dunia yang semakin sekuler:
dunia yang sering berkata bahwa iman cukup disimpan di ruang privat,
bahwa nilai Kristiani terlalu “kuno”, bahwa kebenaran itu relatif,
dan bahwa sukses diukur dari prestasi, uang, dan pengakuan sosial.
Sebagai umat CIC-Sydney—umat diaspora—kita menghadapi tantangan nyata:
mendidik anak di lingkungan yang semakin menjauh dari iman,
menjaga integritas Kristiani di dunia kerja yang kompetitif,
dan tetap setia pada Injil di tengah budaya yang sering menertawakan salib.
Pembaptisan mengingatkan kita:
sebelum kita melakukan sesuatu, kita sudah menjadi sesuatu.
Kita adalah anak-anak Allah.
Pembaptisan bukan sekadar ritus masa lalu, melainkan identitas yang harus dihidupi setiap hari.
Di dunia yang ingin membentuk kita sesuai polanya,
kita dipanggil untuk hidup tidak larut, tetapi terang.
Non conformari huic saeculo, sed transformari in Christo.
(Jangan serupa dengan dunia ini, tetapi diubahkan dalam Kristus.)
Umat CIC-Sydney ytk,
Pesta Pembaptisan Tuhan mengajak kita bertanya:
Di tengah dunia sekuler ini, identitasku dibentuk oleh siapa?
Kiranya kita berani hidup sebagai umat yang dibaptis:
tidak malu akan iman,
tidak takut berbeda,
dan tidak lelah menjadi saksi Kristus—
di rumah, di tempat kerja, di sekolah, dan di tengah masyarakat Australia.
“You are baptized — live as the Beloved.”
Vox Patris adhuc resonat.
(Suara Bapa masih bergema.)
✝️ Salam Sukacita dan Berkah Dalem,
RP. Agustinus Handoko HS MSC
Chaplain to the Indonesian Community
193 Avoca St, Randwick NSW 2031
PO BOX 309, Randwick NSW 2031
Email: hanhanmsc@yahoo.com atau Chaplain@cicsydney.org
