Site icon CIC Sydney

Liturgi dalam Gereja Katolik (2)

Dalam artikel minggu lalu saya menulis tentang liturgi Gereja Katolik. Bahwa ada 6 Liturgi yang dipakai dalam Gereja Katolik. Dan bahkan dalam Gereja Katolik Roma pun, masih ada liturgi Tridentin, Anglo-Catholic Ordinaries dan lain-lain. Berikut ini beberapa pertanyaan umat sekitar liturgi Katolik.

Pastor, kenapa struktur liturgi Gereja terasa sangat kaku, terutama bagi anak muda. Bisakah dibuat variasi misalnya dalam liturgi Ekaristi?

Dulu kalau saya misa di biara suster, para suster tua sering mengatakan ‘Romo yang membacakan misa’. Ungkapan itu tidak begitu tepat tetapi tidak salah juga. Karena liturgi Ekaristi adalah tindakan Kristus. Maka pastor yang memimpin berlaku atas nama Kristus (in Caput Christi). Maka sang pastor tidak bebas melakukan yang dia mau, karena Ekaristi adalah perayaan Gereja. Strukturnya tidak bisa diubah-ubah menurut selera-nya. Karena setiap kata dalam liturgy Ekaristi dipilih dengan teliti.

Kalau ada umat meminta pastor untuk merayakan misa Tridentin dalam Jemaat CIC, apakah pastor akan melayani?
Paus Benedictus XVI pernah mengatakan bahwa para imam tidak boleh menolak kalau umat meminta misa dengan bahasa latin. Namun tentu ada beberapa pertimbangan. Pertimbangan itu adalah:

1). Saya bisa memimpin Ekaristi dalam bahasa Latin, tetapi saya tidak belajar misa dengan liturgi Tridentin. Liturgi Tridentin adalah liturgi yang ditetapkan oleh Gereja Katolik sebelum diperbaharui. Liturgi yang sekarang ini adalah penetapan terbaru dalam Gereja Katolik.

2). Paus Fransiskus mengeluarkan motu proprio berjudul Traditioanalis Custodines yang mengajak kita untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan liturgi.

3). Saya pribadi merasa jika semua umat Katolik memakai liturgi Gereja yang satu dan sama akan menjamin persatuan Gereja.

Chaplain Menyapa…
Para saudara, kita masih dalam situasi Lockdown. Tentu kita mentaati aturan dari Government ini demi keselamatan kita dan warga masyrakat yang lain.

  1. Perayaan Ekaristi memakai media Zoom. Chaplain bersana tim media memilih Zoom karena lewat media ini, lebih terasakan persatuan dan persaudaraan kita. Jadi walaupun berjauhan kita masih bisa saling melihat. Link untuk zoom Misa Online CIC adalah :
    https://us06web.zoom.us/j/81211255511?pwd=NnZoSytPbnNEWVZLLzUwWFE2K0t2QT09
    Meeting ID: 812 1125 5511
    Passcode: misacic

    Zoom CIC juga dipakai untuk pengajaran dan kelompok-kelompok doa. Bahkan termasuk misa peringatatan arwah.
  1. Mari kita saling menyapa satu dengan yang lain. Kalau ada anggota umat, terutama yang sudah berumur atau tinggal sendiri, mari kita kontak mereka sekedar menanyakan kabar sehingga tidak merasakan kesepian.
  2. Jika ada anggota keluarga atau sahabat/kenalan di Indonesia yang terkena Covid dan menjalani Isoman (Isolasi Mandiri), perhatian dan sapaan kita ternyata sangat berarti. Stress yang berlebihan akan membuat daya tahan tubuh menjadi lemah. Keluarga saya di Indonesia juga terkena Covid, namun sudah sembuh setelah Isolasi Mandiri.

Saudaramu dalam Tuhan,
Pst. Petrus Suroto MSC

Exit mobile version